Pandemi telah mengubah tatanan pembelajaran di SLBN 2 Padang, sama halnya dengan sekolah lainya. berbagai strategi diupayakan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.
menyusun dan merancang pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus dengan konsep home leraning memang tidak mudah. butuh kerjasama totalitas antara guru dan orangtua. butuh energi orangtua untuk bisa membawa dan membiasakan anak belajar dg anggota keluarga.
orangtua harus menyusun strategi untuk merobah konsep anak bahwa belajar itu disekolah. orangtua harus total mendampingi anak selama proses BDR berlangsung. dan ini tentunya membutuhkan strategi dan pendekatan khusus. Kesiapan orangtua, anggota keluarga dan lingkungan sekitar anak dalam membersamai anak tentunya menjadi kunci sukses tuntasnya pembelajaran.
Gurupun perlu menyusun strategi pendekatan karna proses pembelajaran diantaranya. dg memvuat video tutorial, komunikasi virtual. dan strategi lainya. secara umum proses ini sudah terlaksana yg dan tentunya juga diikuti dengan laporan2 pelaksanaan dan progress perkembangan anak.
hanya saja kendala utama adalah bagaimana dg anak yang tdk memiliki gawai. untuk itu diupayakan mengunjungi rumah anak. sampai saat ini baru sekitar 25 % dari jumlah anak yg tdk memiliki gawai yang terkunjungi kedepan tetqp mencari berbagai cara dan formula agak semua anak dpt terhubungi dan emndapatkan kesemoatan belajar meski tanpa gawai.